Tugas 3 Manajemen Kelas


Konsep Manajemen Kelas

Secara kebahasaan (etimologis) definisi manajemen kelas terdiri dari dua kata, yaitu manajemen dan kelas. Seperti yang diungkapkan oleh Sudarwan Danim (2010:97) bahwa terminologi manajemen kelas (classroom management) dibangun oleh dua kata, yaitu manajemen (management), dan kelas dalam makna ruang kelas (classroom).
Menurut Hasri ( 2009:41) Manajemen kelas adalah ketentuan dan prosedur yang diperlukan guna menciptakan dan memelihara lingkungan tempat terjadi kegiatan belajar dan mengajar. Manajemen kelas juga dapat diartikan sebagai perangkat perilaku dan kegiatan guru yang diarahkan untuk menarik perilaku siswa yang wajar, pantas, dan layak serta usaha dalam meminimalkan gangguan
Sedangkan menurut Wijaya dan Rusyan (1994:113) Manajemen/pengelolaan kelas adalah usaha sadar dari pihak guru untuk menata kehidupan kelas dimulai dari perencanaan kurikulum (meliputi: tujuan pembelajaran, bahan pembelajaran, metode mengajar, alat peraga/media, evaluasi), pengorganisasian proses belajar mengajar (meliputi: absensi/daftar kehadiran, kepemimpina, sikap, suara, pembinaan hubungan baik, pemilihan sumber belajar, pemanfaatan sumber belajar), pengaturan lingkungan (meliputi: ruang belajar, pengatturan tempat duduk, ventilasi dan cahaya, pengaturan penyimpinan barang) untuk memaksimumkan efisiensi, memantau kemajuan siswa dan mengantisifasi maslah-masalah yang akan timbul.
Jadi, Manajemen Kelas merupakan usaha guru untuk menata dan mengatur tata-laksana kelas diawali dari perencanaan kurikulum, penataan prosedur dan sumber belajar, pengaturan lingkungan kelas, memantau kemajuan siswa, dan mengantisipasi masalah-masalah yang mungkin timbul di kelas.

Tujuan Manajemen Kelas

Tujuan pengelolaan kelas pada hakikatnya telah terkandung dalam tujuan pendidikan. Secara umum tujuan pengelolaan kelas adalah penyediaan fasilitas bagi bermacam-macam kegiatan belajar siswa dalam lingkungan sosial, emosional, dan intelektual dalam kelas. Fasilitas yang disediakan itu memungkinkan siswa belajar dan bekerja, terciptanya suasana sosial yang memberikan kepuasan, suasana disiplin, perkembangan intelektual, emosional dan sikap serta apresiasi pada siswa ( Djumarah dan Zain,  2010:178).

Tujuan manajemen kelas adalah sebagai berikut (Wijaya dan Rusyan, 1994:114):
  1. Agar pengajaran dapat dilakukan secara maksimal, sehingga tujuan pengajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien.
  2. Untuk memberi kemudahan dalam usaha memantau kemajuan siswa dalam pelajarannya. Dengan Manajemen Kelas, guru mudah untuk melihat dan mengamati setiap kemajuan/ perkembangan yang dicapai siswa, terutama siswa yang tergolong lamban. 
  3. Untuk memberi kemudahan dalam mengangkat masalah-masalah penting untuk dibicarakan dikelas demi perbaikan pengajaran pada masa mendatang. 
Sedangkan menurut Mudasir (2011:20), tujuan manajemen kelas atau pengelolaan adalah sebagai berikut:
  1. Mewujudkan situasi dan kondisi kelas, baik sebagai lingkungan belajar maupun sebagai kelompok belajar.
  2. Menghilangkan berbagai hambatan belajar yang dapat menghalangi terwujudnya kegiatan belajar. 
  3. Menyediakan dan mengatur fasilitas serta perabot belajar yang mendukung dan memungkinkan siswa belajar sesuai dengan lingkungan sosial, emosional, dan intelektual siswa di kelas. 
  4. Membina dan membimbing sesuai dengan latar belakang sosial, ekonomi dan budaya serta sifat individual.

Proses Manajemen Kelas

Proses
Kriteria




Perencanaan
1.        Tujuan, manfaat, hasil yang dicapai sasaran yang dirumuskan secara jelas.
2.        Pedoman manajemen kelas disusun secara jelas dan dapat diaplikasikan oleh pengguna.
3.        Standar kinerja guru yang disusun dapat diaplikasikan oleh pengguna.
4.        Standar kinerja guru yang disusun dapat diaplikasikan dan terukur.
5.        Sumber daya utama dan pendukung pelaksana pembelajaran dikelas dipersiapkan sedemikian rupa untuk pelaksanaan kegiatan yang efektif dan efesien.


Pelaksanaan
1.        Satuan waktu pelajaran ditetapkan sesuai denga substansi dan tujuan kegiatan.
2.        Penentuan sumber daya disesuaikan dengan substansi dan tujuan kegiatan pembelajaran.
3.        Alokasi sumber daya kelas didasari atas pertimbangan efisiensi dan efektivitas.
4.        Implementasi program pembelajaran di kelas konsisten dengan perencanaan yang telah dibuat.



Evaluasi
1. Instrumen evaluasi pembelajaran disusun sesuai dengan tujuan dan cakupan substansi kegiatan.
2. Untuk kegiatan pembelajaran tertentu, evaluasi mencakup pre-test untuk mengukur nilai tambah setiap sesi pembelajaran.
3. Dilakukan analisis kesenjangan antara kompetensi dan kinerja yang diharapkan dengan nyata.
4. Setiap kegiatan dievaluasi pembelajaran dilaporkan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, terutama kepala sekolah, staf orang tuadan siswa.






Tindak Lanjut
1. Hasil evaluasi menjadi acuan penyempurnaan program pembelajaran dan manajemen kelas.

2. Evaluasi hasil menjadi acuan perencanaa baru program pembelajaran dan manajemen kelas.









Danim dan Yunan Danim (2013 : 82-83 )

Strategi Manajemen Kelas

Strategi Pengelolaan Kelas dalam Pembelajaran,strategi pembelajaran adalahrangkaian kegiatan dalam proses pembelajaran tyang terkait dengan pengelolaan siswa di kelas, pengelolaan guru, pengelolaan kegiatan pembelajaran, pengelolaan lingkungan belajar, pengelolaan sumber belajar dan penilaian (asesmen) agar pembelajaran lebih efektif dan efisien sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ditetapkan.
Strategi pembelajaran erat hubungannya dengan Tehnik pembelajaran. Tehnik pembelajaran adalah Implementasi dari metode pembelajaran yang secara nyata berlangsung di dalam, tempat terjadinya proses pembelajaran.Strategi Pengelolaan Kelas dalam pembelajaran harus meningkatkan kemampuan belajar siswa antara lain.
 
a. Menciptakan suasana atau kondisi kelas yang optimal
 
Seorang guru harus bisa menciptakan suasana atau kondisi dari kondisi interaksi pendidikan dengan jalan menciptakan kondisi baru yang menguntungkan proses belajar mengajar sehingga siswa bersemangat dalam belajarnya. Keterampilan yang harus dimiliki guru yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar adalah sikap tanggap, membagi perhatian, dan pemusatan perhatian kelompok.

b. Berusaha menghentikan tingkah laku siswa yang menyimpang.

Seorang guru melakukakn identifikasi masalah dengan jalan berusaha memahami dan menyelidiki penyimpangan tingkah laku siswa yang mengganggu kelancaran proses belajar mengajar di kelas. Sekolah itu guru memberikan teguran dan bimbingan serta pengarahan-pengarahan agar tercipta tingkah laku siswa yang mendukung kelancaran proses belajar mengajar.
c. Menciptakan Disiplin Kerja

Pembinaan disiplin kelas atau pencegahan terjadinya pelanggaran disiplin kelas atau pencegahan terjadinya pelanggaran disiplin bisa dilakukan dengan cara membuat tata tertib kelas.

d. Menciptakan Keharmonisan antara guru dengan siswa

Keharmonisan hubungan guru dengan siswa mempunyai efek terhadap pengelolaan kelas terutama dalam meningkatkan efektifitas belajar mengajar. Hubungan guru dan siswa dikatakan baik apabila hubungan itu memiliki sifat-sifat sebagai berikut :
1.         Saling keteergantungan antara satu dengan yang lain
2.    Kebebasan yang memperbolehkan setiap orang tumbuh dan mengembangkan keunikannya, kreatifitasnya, dan kepribadiannya.
3.    Saling memenuhi kebutuhan sehingga tidak ada kebutuhan satu orangpun yang tidak terpenuhi.






Daftar Rujukan
Djamarah, Syaiful Bahri dan Zain, Aswan. 2010. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta. 
Hasri, Salfen. 2009. Sekolah Efektif dan Guru Efektif. Yogyakarta: Aditya Media Printing and Publising
Mudasir. 2011. Manajemen Kelas. Yogyakarta: Zanafa Publishing


Komentar

  1. Terima kasih atas postingan kk.. Sangat bermanfaat sekali kk

    BalasHapus
  2. Terima kasih kak atas postingan nya, sangat bermanfaat

    BalasHapus
  3. Sangat bermanfaat kak, terimakasih kak 🙏

    BalasHapus
  4. terima kasih kk, postinganya sangat bermanfaat sekali. semoga bermanfaat bagi sesama

    BalasHapus
  5. Sangat bermanfaat untuk mencari tugas kak

    BalasHapus
  6. Sangatttt bermanfaaatttt👍👍😊

    BalasHapus
  7. Sangat bermanfaat kak, semoga bisa kita terapkan dilapangan nantinya🙏

    BalasHapus
  8. Materinya bagus dan membantu sekali 👍

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 5 Komponen-komponen Keterampilan Manajemen Kelas

Tugas 10